Kesulitan Belajar
Kesulitan belajar digunakan dalam psikologi
pendidikan sebagai bagian dari masalah belajar. Kesulitan belajar sendiri dapat
diartikan sebagai kesulitan dalam
belajar yang berkaitan dengan terganggunya peserta didik dalam pelajaran
menghitung, menulis, ataupun membaca. Ketiganya diistilahkan Diskalkulia,
disgrafia, dan disleksia.
Adanya beberapa definisi mengenai kesulitan
beajar, namun yang dapat disimpulkan bahwa kesulitan belajar memiliki empat
kriteria, yaitu: adanya disfungsi otak; kesulitan dalam mengerjakan tugas-tugas
akademik, prestasi belajar tidak sesuai dengan kapasistas inteligensi yang
dimiliku dengan mendapatkannilai buruk, serta tidak memasukkan sebab-sebab lain
karena tunarungu, gangguan emosional, hambatan sensoris, kemiskinan dan budaya.
Adapun faktor-faktor belajar yang mempengaruhi
sehingga menjadi berkesulitan yaitu:
1.
Faktir internal peserta didik
Keadaan ini
muncul dari dalam diri peserta didik itu sendiri atau kekurangmampuan
psiko-fisik. Yaitu:
-
Bersifat kognitif. Secara sederhana dapat dipahami
bahwa hal ini mencakup proses psikologis yang peserta didik berbeda dalam
kemampuan mental yang mendasari mereka memproses dan menggunakan informasi, dan
perbedaan tersebut mempengaruhi pembelajaran.
-
Bersifat afektif. Labilnya emosi dan sikap dalam
hal ranah rasa
-
Bersifat psikomotorik. Terganggunya alat-alat
indra pengelihatan dan pendengaran dlam ranah karsa.
2.
Faktor eksternal peserta didik
-
Keluarga. Kondisi keluarga menjadi faktor
eksternal dalam kesulitan belajar dalam hal ini adalah keluarga cerai,
pengasuhan keluarga yang tidak harmonis, kondisi keluarga yang sangat kekuranga
atau miskin. Hal tersebut dapat mempengaruhi perkembangan secara negatif.
-
Masyarakat. Perkampungan kumuh, teman sepermainan
yang nakal, jauh dari ketenangan dan ketenteraman, masyarakat yang memiliki
kebiasaan mabuk-mabukan, narkoba, dan lain sebagainya juga mempengaruhi
perkembangan mental.
-
Sekolah. Kondisi, letak dan alat-alat yang
berkualitas rendah juga turut mempengaruhi konsentrasi peserta didik dalam belajar.
Sumber: Ulfiani
Rahman, memahami psikologi dalam pendidikan; teori dan aplikasi (Cet. I
Alauddin Univercity Press, Makassar, 2014), h. 150-152

Komentar
Posting Komentar